Kamis, 13 Maret 2014

LATIHAN SOAL IPA KELAS 4

Isi dengan melihat materi di blog sebelumnya!

 
Soal sifat-sifat bunyi
Isilah dengan jawaban yang benar !
1.    Energi bunyi adalah segala kemampuan yang terjadi akibat adanya ….
2.    Saat berbicara kita mengeluarkan bunyi. Semua bunyi itu dihasilkan oleh ….
3.    Manusia  dapat menghasilkan  bunyi/ berbicara  karena ….
4.    Bunyi dihasilkan oleh benda-benda yang ….
5.    Saat mendengar bel sekolah berbunyi, bunyi yang kita dengar merambat melalui ….
6.    Bunyi yang terdengar setelah bunyi aslinya adalah …
7.    Frekuensi adalah banyaknya getaran yang terjadi setiap ....
8.    Satuan frekuensi adalah ….
9.    Resonansi adalah bergetarnya suatu benda karena ….
10. Amplitudo adalah simpangan terbesar dari kedudukan yang ….
11. Hewan-hewan seperti jangkrik, angsa, dan anjing yang dapat mendengarkan bunyi ….
12. Hewan yang dapat menangkap bunyi ini, misalnya kelelawar dan lumba-lumba dapat mendengar bunyi ….
13. Infrasonik adalah bunyi yang sangat lemah. Jumlah getaran bunyinya adalah ….
14. Selain jenis medium, faktor yang memengaruhi cepat rambat bunyi adalah  ……...  medium.
15. Contoh benda-benda yang dapat menyerap bunyi, adalah ….
16. Dua batu diadu di dalam air, bunyi yang ditimbulkan dapat kita dengar. Hal tersebut menunjukkan bahwa bunyi dapat merambat melalui ….
17. Bunyi pantul yang terdengar setelah bunyi asli disebut ....
18. Ikut bergetarnya suatu benda karena getaran benda lain disebut ….
19. Berdasarkan frekwensinya, tuliskan tiga jenis bunyi!
20. Tuliskan manfaat gelombang bunyi !


Soal sifat-sifat cahaya
Isilah dengan jawaban yang benar !
1.    Contoh sumber cahaya antara lain ….
2.    Cahaya pada lampu motor dan senter membentuk garis ….
3.    Cermin cembung biasa digunakan untuk ….  pada kendaraan bermotor
4.    Bayangan pada cermin cembung bersifat ….
5.    Berdasarkan bentuk permukaannya ada cermin datar dan cermin ….
6.    Cahaya matahari dapat masuk ke dalam rumah salah satunya karena cahaya ….
7.    Benda tidak tembus cahaya tidak dapat meneruskan cahaya yang mengenainya. Apabila dikenai cahaya, benda ini akan membentuk ….
8.    Awak kapal selam yang berada di kedalaman laut dapat mengamati permukaan
9.    Lup merupakan alat optik yang sangat sederhana. Alat ini berupa lensa cembung. Lup berfungsi membantu mata untuk….
10. Contoh peristiwa pemantulan cahaya adalah ….
11. Sinar matahari, udara, air, dan tanah, bahan tambang, dan minyak bumi adalah ….
12. Bayangan bersifat semu atau maya. Artiny, bayangan dapat dilihat dalam cermin, tetapi tidak dapat ditangkap oleh….
13. Benda-benda yang dapat mengeluarkan cahaya sendiri disebut …. cahaya
14. Cermin lengkung ada dua macam, yaitu cermin cembung dan cermin ….
15. Contoh peristiwa dispersi cahaya yang terjadi secara alami adalah peristiwa terbentuknya….
16. Cermin yang biasanya digunakan sebagai reflektor pada lampu mobil dan lampu senter adalah ….
17. Jika benda dekat dengan cermin cekung, bayangan benda bersifat ….
18. Bayangan pada cermin cembung bersifat maya, tegak, dan lebih kecil (diperkecil) daripada benda yang sesungguhnya).
19. Sifat-sifat cahaya dapat dimanfaatkan dalam pembuatan berbagai macam alat. Tuliskan dua alat yang memanfaatkan sifat cahaya!
20. Cahaya matahari yang kita lihat berwarna putih. Namun, sebenarnya cahaya matahari tersusun atas ….
21. Cahaya putih tersusun atas spektrum-spektrum cahaya yang berwarna. Tuliskan spektrum cahaya!
22. Teleskop adalah ..
23. Periskop adalah …
24. Kalaideskop adalah …
25. Lup adalah ….


Soal sumber daya alam
Isilah dengan jawaban yang benar !
1.    Segala sesuatu yang dapat diperoleh dari lingkungan berupa kumpulan beraneka ragam makhluk hidup maupun benda-benda tak hidup yang dapat dimanfaatkan untuk keperluan hidup manusia disebut ….
2.    Dalam pemanfaatan sumber daya alam memerlukan ilmu pengetahuan dan ….
3.    Minyak bumi termasuk sumber daya alam yang tidak dapat diperbarui sebab ….
4.    Sumber daya alam hayati, meliputi berbagai makhluk hidup, seperti …..
5.    Sumber daya alam hayati adalah sumber daya alam yang berasal dari ….
6.    Sumber daya alam yang kekal seperti ….
7.    Sumber daya alam yang akan habis apabila digunakan secara terus-menerus karena terjadi di alam dalam waktu yang berjuta-juta tahun lamanya adalah ….
8.    Kekayaan alam yang tak terhingga, misalnya berbagai jenis ikan,  garam, rumput laut, dan mutiara adalah merupakan manfat ….
9.    Contoh pemanfaatan bioteknologi dalam pengolahan makanan antara lain adalah pembuatan ….
10. Hewan dan tumbuhan termasuk kedalam sumber daya alam yang dapat diperbarui karena ….
11. Minyak bumi termasuk sumber daya alam yang tidak dapat diperbarui sebab ….
12. Taman laut. Indonesia yang paling terkenal adalah ….
13. logam yang didapat dari bijih logam, misalnya bijih logam aluminium atau bauksit dan bijih besi adalah bahan-bahan ….
14. Pengawetan dapat membuat makanan menjadi tahan lama. Tuliskan 3 jenis pengawetan makanan!
15. PLTA (pembangkit listrik tenaga air) memanfaatkan air terjun. Air terjun digunakan untuk memutarkan turbin pembangkit tenaga listrik. Contohnya PLTA di ….
16. Laut mengandung kekayaan yang tak terhingga, misalnya ….
17. Kayu dan rotan dapat dibuat menjadi ….
18. Hutan di Indonesia dikelompokkan menjadi hutan alam dan hutan ….
19. Pohon-pohon hutan tropis contohnya adalah ….
20. Tuliskan dua hasil utama hutan!

Selasa, 11 Maret 2014

RANGKUMAN MATERI IPA KLS 4 PERSIAPAN MID 2 TH 2014

SIFAT-SIFAT BUNYI
A.   Sumber Energi Bunyi
Energi bunyi adalah segala kemampuan yang terjadi akibat adanya pengaruh bunyi. Bunyi adalah getaran di udara. Benda yang bergetar akan menghasilkan bunyi. Saat berbicara kita mengeluarkan bunyi. Semua bunyi itu dihasilkan oleh suatu sumber bunyi.
Bunyi ditimbulkan oleh benda yang bergetar, semakin kuat benda bergetar semakin kuat bunyi yang ditimbulkannya dan semakin lemah benda itu bergetar semakin lemah bunyi yang ditimbulkan benda tersebut.
Sumber energi bunyi ada bermacam-macam. Benda-benda yang menghasilkan bunyi disebut sumber bunyi. Kita juga dapat menghasilkan bunyi karena pita suara.
Alat-alat musik juga merupakan sumber bunyi. Ada bermacam-macam cara untuk memainkan alat musik agar berbunyi. Misalnya gitar, alat musik ini akan menghasilkan bunyi jika di petik. Gendang dan drum akan menghasilkan bunyi ketika dipukul.
Resonansi adalah bergetarnya suatu benda karena getaran benda lain. Sebagian besar alat musik dilengkapi resonator. Resonator merupakan ruang udara yang berfungsi untuk memperkuat bunyi. Bunyi akan terdengar kuat ketika kita berada di dekat sumber bunyi. Bunyi semakin melemah jika kita menjauhi sumber bunyi. Bunyi yang dihasilkan berbagai benda ada yang kuat, lemah, melengking dan bernada rendah.
Amplitudo adalah simpangan terbesar dari kedudukan setimbang, satuannya desibel (dB). Amplitudo inilah yang mempengaruhi keras lemahnya bunyi. Bunyi yang keras dihasilkan oleh benda-benda yang amplitudo getarannya besar. Demikian sebaliknya, bunyi lemah dihasilkan oleh benda yang amplitudo getarannya kecil.
Frekuensi adalah banyaknya getaran yang terjadi dalam satu detik. Satuan frekuensi adalah Hertz (Hz). Suatu benda bergetar dengan frekuensi rendah akan menghasilkan bunyi yang rendah. Getaran berfrekuensi tinggi akan menghasilkan bunyi yang tinggi atau melengking.
Berdasarkan kuat lemahnya atau frekuensinya, bunyi dibedakan menjadi tiga jenis, yaitu:
a.      Infrasonik
Infrasonik adalah bunyi yang sangat lemah. Jumlah getaran bunyinya kurang dari 20 getaran per detik. Kita tidak dapat mendengarkan bunyi ini. Hanya hewan-hewan seperti jangkrik, angsa, dan anjing yang dapat mendengarkannya.
b.      Audiosonik
Audiosonik adalah jenis bunyi yang dapat kita dengar. Jumlah getaran bunyinya berkisar antara 20 sampai 20.000 getaran per detik.
c.      Ultrasonik
Ultrasonik adalah bunyi yang sangat kuat, di atas audiosonik. Jumlah getaran bunyinya lebih dari 20.000 getaran per detik. Bunyi ini juga tidak dapat kita dengar. Hewan yang dapat menangkap bunyi ini, misalnya kelelawar dan lumba-lumba.
Kuat lemahnya bunyi ditentukan oleh amplitudo. Amplitudo ialah simpangan terjauh dari kedudukan benda pada saat tidak bergetar, sedangkan tinggi rendahnya bunyi ditentukan oleh frekuensi. Frekuensi adalah banyaknya getaran yang terjadi dalam satu detik.
Berdasarkan jarak sumber bunyi  dan dinding pemantul, maka bunyi pantul dapat dibedakan menjadi tiga jenis yaitu:
1.    Gema
Sifat-sifat bunyi pantul adalah sebagai berikut:
a.      Bunyi pantul memperkuat bunyi asli yaitu bunyi pantul yang dapat memperkuat bunyi asli. Biasanya terjadi pada keadaan antara sumber bunyi dan dinding pantul jaraknya tidak begitu jauh (kurang dari 10 meter). Jarak antara sumber bunyi dan dinding pemantul dekat, sehingga bunyi pantul terdengar hampir bersamaan dengan bunyi asli sehingga memperkeras suara asli. Contoh: bila kita berbicara di dalam ruangan kosong yang tertutup.
b.      Gaung adalah bunyi pantul yang terdengar kurang jelas atau tidak sejelas bunyi aslinya. Biasanya terjadi pada jarak antara 10 sampai 20 meter. Gaung dapat terjadi di dalam gedung bioskop, gedung konser, atau gedung pertemuan.
c.      Gema adalah bunyi pantul yang terdengar setelah bunyi asli, gema terdengar jelas seperti bunyi aslinya. Biasanya terjadi pada jarak lebih dari 20 meter. Gema akan terjadi jika kita berteriak di tengah-tengah stadion sepak bola atau lereng bukit. Sifat bunyi pantul ini yaitu memperkuat bunyi asli. Contohnya suara kita ketika bernyanyi di dalam kamar mandi.Contoh lainnya : di gua-gua, lembah-lembah, dan bukit-bukit.
Bunyi, selain dapat dipantulkan, juga dapat diserap. Benda yang permukaannya lunak adalah benda-benda yang dapat menyerap bunyi, misalnya karet, kertas, kain, karpet, goni,wol, busa, dsb. Benda yang dapat menyerap bunyi tersebut disebut peredam bunyi/ digunakan untuk menghindari terjadinya gaung.
B.     Sifat-sifat Energi Bunyi
Energi bunyi mempunyai sifat dapat berpindah ke tempat lain dengan cara merambat melalui media tertentu. Selain itu, bunyi juga dapat dipantulkan dan dapat diserap.
b.      Bunyi Dapat Merambat Melalui Zat Padat, Zat Cair, dan Gas
Getaran bunyi merambat dalam bentuk gelombang. Oleh karena itu, bunyi yang merambat disebut gelombang bunyi. Gelombang bunyi dapat merambat melalui zat padat, cair, dan gas. Perambatan berlangsung paling cepat melalui udara. Gelombang bunyi tersebut hampir sama seperti gelombang air.
a)     Perambatan bunyi melalui benda padat
Bunyi juga dapat merambat melalui benda padat. Perambatan bunyi melalui benda padat biasanya dimanfaatkan untuk membuat mainan. Misalnya membuat mainan telepon-teleponan. Pada waktu bermain telepon-teleponan bunyi merambat melalui benang menuju ke telinga kita.
b)     Perambatan bunyi melalui benda cair
Bunyi juga dapat merambat melalui benda cair. Ketika dua batu diadu di dalam air, bunyi yang ditimbulkan dapat kita dengar. Hal tersebut menunjukkan bahwa bunyi dapat merambat melalui zat cair. Sifat bunyi dapat merambat melalui zat cair biasanya dimanfaatkan oleh tim SAR untuk mencari dan menolong kecelakaan yang terjadi di tengah lautan.
c)     Perambatan bunyi melalui gas
Udara merupakan benda gas. Oleh karena itu kita dapat mendengar suara orang berbicara dan burung berkicau karena getaran suara itu masuk ke telinga kita. Sama halnya dengan bunyi guntur. Guntur dapat kita dengar karena getaran suaranya masuk ke telinga kita setelah merambat melalui udara.
Bunyi tidak dapat merambat di ruang hampa. Hal ini dapat ditunjukkan dengan sebuah bel listrik yang diletakkan di dalam wadah yang hampa udara.
c.    Bunyi Dapat Diserap dan Dipantulkan
Ketika merambat ke tempat lain, bunyi dapat mengenai benda-benda di sekitarnya. Bunyi yang mengenai permukaan suatu benda dapat dipantulkan ataupun diserap. Jika bunyi mengenai dinding, akan dipantulkan. Oleh karena itu, bunyi tersebut mengalami pemantulan. Biasanya benda yang keras, rapat, dan mengkilat bersifat memantulkan bunyi.
Beberapa manfaat gelombang bunyi dalam hal ini adalah pantulan gelombang bunyi antara lain:
1)     Dapat digunakan untuk mengukur kedalaman laut disini yang digunakan adalah bunyi ultrasonik.
2)     Mendeteksi janin dalam rahim, biasanya menggunakan bunyi infrasonik.
3)     Mendeteksi keretakan suatu logam dan lain-lain.
4)     Diciptakannya speaker termasuk manfaat dari bunyi audiosonik.


CAHAYA DAN SIFATNYA
A.     Pemantulan Cahaya
Benda-benda ada yang dapat mengeluarkan cahaya sendiri dan ada yang tidak. Benda-benda yang dapat mengeluarkan cahaya sendiri disebut sumber cahaya, contohnya sinar matahari dan lampu, sedangkan benda yang tidak dapat mengeluarkan cahaya sendiri disebut benda gelap. Sifat-sifat cahaya antara lain:
1.Cahaya merambat lurus
Sifat cahaya yang dapat merambat lurus banyak dimanfaatkan pada lampu kendaraan bermotor dan lampu senter. Cahaya pada lampu motor dan senter membentuk garis lurus.
2.Cahaya dapat menembus benda bening
Cahaya matahari dapat masuk ke dalam rumah salah satunya karena cahaya dapat menembus jendela yang merupakan benda bening. Contoh benda bening tembus panjang yaitu kaca. Benda tidak tembus cahaya tidak dapat meneruskan cahaya yang mengenainya. Apabila dikenai cahaya, benda ini akan membentuk bayangan. Contoh benda tidak tembus cahaya yaitu kertas, karton, tripleks, kayu, dan tembok.
3.Cahaya dapat dipantulkan
Pemantulan (refleksi) atau pencerminan adalah proses terpancarnya kembali cahaya dari permukaan benda yang terkena cahaya. Contoh peristiwa pemantulan cahaya adalah saat kita bercermin. Bayangan tubuh kita akan terlihat di cermin, karena cahaya yang dipantulkan tubuh kita, saat mengenai permukaan cermin, dipantulkan, atau dipancarkan kembali hingga masuk ke mata kita.
Cermin merupakan salah satu benda yang memantulkan cahaya. Berdasarkan bentuk permukaannya ada cermin datar dan cermin lengkung. Cermin lengkung ada dua macam, yaitu cermin cembung dan cermin cekung.
1)Cermin Datar
Cermin datar yaitu cermin yang permukaan bidang pantulnya datar dan tidak melengkung. Cermin datar biasa kamu gunakan untuk bercermin. Bayangan pada cermin datar mempunyai sifat-sifat berikut:
·Ukuran (besar dan tinggi) bayangan sama dengan ukuran benda.
·Jarak bayangan ke cermin sama dengan jarak benda ke cermin.
·Kenampakan bayangan berlawanan dengan benda. Misalnya tangan kirimu menjadi tangan kanan bayanganmu.
·Bayangan tegak seperti bendanya.
·Bayangan bersifat semu atau maya. Artiny, bayangan dapat dilihat dalam cermin, tetapi tidak dapat ditangkap oleh layar.
2)Cermin Cembung (positif)
Cermin cembung yaitu cermin yang permukaan bidang pantulnya melengkung ke arah luar. Cermin cembung biasa digunakan untuk spion pada kendaraan bermotor. Bayangan pada cermin cembung bersifat maya, tegak, dan lebih kecil (diperkecil) daripada benda yang sesungguhnya).
3)Cermin Cekung (negatif)
Cermin cekung yaitu cermin yang bidang pantulnya melengkung ke arah dalam. Cermin cekung biasanya digunakan sebagai reflektor pada lampu mobil dan lampu senter. Sifat bayangan benda yang dibentuk oleh cermin cekung sangat bergantung pada letak benda terhadap cermin. Jika benda dekat dengan cermin cekung, bayangan benda bersifat tegak, lebih besar, dan semu (maya). Jika benda jauh dari cermin cekung, bayangan benda bersifat nyata (sejati) dan terbalik.
Cahaya yang mengenai permukaan yang licin seperti cermin datar akan dipantulkan. Pemantulan cahaya dapat dibedakan menjadi dua, yaitu:
a.Pemantulan baur (difus)
Terjadi karena cahaya jatuh pada permukaan yang kasar/tidak rata, sehingga cahaya yang dipantulkan tidak beraturan karena sudut pantul cahaya juga tidak beraturan.
b.Pemantulan teratur
Terjadi karena cahaya jatuh pada permukaan yang licin, datar, dan mengkilap, sehingga sinar pantulnya teratur.
4.Cahaya dapat dibiaskan
Pembiasan merupakan peristiwa pembelokan cahaya setelah melewati medium dengan kerapatan berbeda. Cahaya yang merambat dari medium kurang rapat ke medium lebih rapat. Maka cahaya akan dibiaskan mendekati garis normal, begitu pula sebaliknya. Contoh peristiwa pembiasancahaya dalam kehidupan sehari-hari adalah:
a)Dasar sungai kelihatan lebih dangkal
b)Jalan beraspal kelihatan mengkilap dan berair pada siang yang terik (disebut peristiwa fatamorgana)
c)Ikan/benda yang berada di dalam air terlihat lebih besar.
d)Pensil yang dimasukkan ke dalam gelas yang berisi air. Pensil tersebut akan tampak patah.
5.Cahaya dapat diuraikan
Cahaya putih seperti cahaya matahari termasuk jenis cahaya polikromatik. Cahaya polikromatik adalah cahaya yang tersusun atas beberapa komponen warna. Cahaya putih tersusun atas spektrum-spektrum cahaya yang berwarna merah, jingga, kuning, hijau, biru, nila, dan ungu. Spektrum warna yang tidak dapat diuraikan lagi disebut cahaya monokromatik. Cahaya putih dapat diuraikan. Saat melewati prisma, cahaya putih akan mengalami dispersi (penguraian). Peristiwa penguraian cahaya disebut disperse.
Contoh peristiwa dispersi cahaya yang terjadi secara alami adalah peristiwa terbentuknya pelangi. Pelangi terbentuk dari cahaya matahari yang diuraikan oleh titik-titik air hujan di langit. Cahaya matahari yang kita lihat berwarna putih. Namun, sebenarnya cahaya matahari tersusun atas banyak cahaya berwarna.
Kita juga dapat mengamati peristiwa dispersi cahaya pada balon air. Kita dapat menggunakan air sabun untuk membuat balon air. Jika air sabun ditiup di bawah sinar matahari, kamu akan melihat berbagai macam warna berkilauan pada permukaan balon air tersebut.
Sifat-sifat cahaya dapat dimanfaatkan dalam pembuatan berbagai macam alat, di antaranya periskop, teleskop, kaleidoskop, dan lup.
a)Periskop
Awak kapal selam yang berada di kedalaman laut dapat mengamati permukaan laut menggunakan periskop. Periskop menerapkan sifat cahaya yang berupa pemantulan. Cahaya dari atas permukaan laut ditangkap oleh suatu cermin, kemudian dipantulkan menuju mata pengamat di dalam kapal selam
b)Teleskop
Teleskop memiliki prinsip kerja yang hampir sama dengan periskop. Teleskop memiliki dua lensa yang dapat membiaskan cahaya. Adanya pembiasan itu membuat objek yang jauh terlihat sangat dekat. Teleskop digunakan untuk mengamati bintang.
c)Kaleidoskop
Kaleidoskop adalah mainan yang dibuat menggunakan cermin. Dengan alat ini kamu dapat membuat aneka macam pola yang mengagumkan. Pola-pola ini diperoleh karena bayangan benda-benda dalam kaleidoskop mengalami pemantulan berkali-kali. Dengan demikian, jumlah benda terlihat lebih banyak daripada benda aslinya.
d)Lup
Lup merupakan alat optik yang sangat sederhana. Alat ini berupa lensa cembung. Lup berfungsi membantu mata untuk melihat benda-benda kecil agar tampak besar dan jelas


HUBUNGAN ANTARA SUMBER DAYA ALAM DENGAN LINGKUNGAN, TEKNOLOGI, dan MASYARAKAT
A.    Hubungan Sumber Daya Alam dengan Lingkungan
Sumber daya alam (SDA) adalah segala sesuatu yang dapat diperoleh dari lingkungan berupa kumpulan beraneka ragam makhluk hidup maupun benda-benda tak hidup yang dapat dimanfaatkan untuk keperluan hidup manusia.
Dalam pemanfaatan sumber daya alam memerlukan ilmu pengetahuan dan teknologi antara lain cara penggunaan teknologi yang tepat dan ekonomis agar hasilnya sesuai dengan yang kita harapkan dan tidak mengganggu lingkungan.
1.      Berbagai Jenis Sumber Daya Alam
Berdasarkan jenisnya, sumber daya alam terdiri atas:
a.    Sumber daya alam hayati
Sumber daya alam hayati adalah sumber daya alam yang berasal dari makhluk hidup. Sumber daya alam hayati, meliputi berbagai makhluk hidup, seperti  berbagai mikroorganisme, tumbuhan, dan hewan.
Pelestarian Sumber Daya Alam Hayati dapat dilakukan dengan cara:
1.      Pelestarian di habitat aslinya (pelestarian in situ).
Contohnya: Bunga Bangkai di Bengkulu, dan Badak Jawa di Ujung Kulon.
2.      Pelestarian di luar habitat aslinya (pelestarian ex situ).
Contohnya: kebun binatang dan kebun anggrek.
b.    Sumber daya alam non hayati
Sumber daya alam nonhayati adalah sumber daya alam yang bukan berasal dari makhluk hidup.
Contoh sumber daya alam non hayati antara lain, sinar matahari, udara, air, dan tanah, bahan tambang, dan minyak bumi.
2.      Sumber Daya Alam Berdasarkan Manfaatnya
Berdasarkan manfaatnya, sumber daya alam terbagi menjadi:
a.      Sumber daya alam penghasil energi seperti matahari, gelombang laut, gas bumi, dan angin.
b.      Sumber daya alam penghasil bahan baku seperti hutan, laut, dan tanah.
c.      Sumber daya alam untuk kenyamanan seperti udara bersih dan pemandangan alam.
3.      Sumber Daya Alam Berdasarkan Ketersediaannya
Berdasarkan ketersediaannya di alam, sumber daya alam dapat dikelompokkan sebagai berikut.
a.      Sumber daya alam yang kekal seperti sinar matahari, ombak, angin, air terjun, dan arus laut merupakan sumber daya alam yang selalu tersedia dan tidak akan habis meskipun setiap saat dimanfaatkan.
b.      Sumber daya alam yang tidak dapat diperbaharui adalah sumber daya alam yang akan habis apabila digunakan secara terus-menerus karena terjadi di alam dalam waktu yang berjuta-juta tahun lamanya.
Sumber daya alam yang tidak dapat diperbaharui, misalnya:
1.    Minyak bumi termasuk sumber daya alam yang tidak dapat diperbarui sebab terjadi dalam waktu yang sangat lama. Minyak bumi berasal dari mikroplanton yang berada di dalam laut dan di dalam bumi.
2.    Bahan–bahan mineral seperti berbagai logam yang didapat dari bijih logam, misalnya bijih logam aluminium atau bauksit dan bijih besi.
3.    Batubara dan batu kapur. Batubara kini dianjurkan digunakan sebagai pengganti minyak tanah karena sumber daya alam minyak bumi dikhawatirkan akan cepat habis.
c.      Sumber daya alam yang dapat diperbaharui adalah sumber daya alam yang memiliki sifat dapat pulih kembali, dapat terus digunakan dan tidak akan pernah habis. Tumbuhan, hewan, dan air termasuk sumber daya alam yang dapat diperbarui, jadi tidak akan habis selama manusia melestarikannya. Tumbuhan dapat ditanam kembali, hewan dapat diternakkan lagi, air sumbernya dari alam, manusia tinggal menggunakan secukupnya.
Sumber daya alam yang  dapat diperbarui, misalnya :
1.    Hutan
Hasil hutan yang utama adalah kayu, dan rotan. Kayu dan rotan dapat dibuat menjadi perabotan rumah tangga, kayu juga merupakan bahan pokok untuk bangunan rumah. Selain digunakan untuk keperluan dalam negeri produk-produk dari kayu dan rotan ada yang diekspor sehingga meningkatkan penghasilan negara.
Hutan di Indonesia dikelompokkan menjadi hutan alam dan hutan buatan. Hutan alam ialah hutan yang terjadi secara alami, terdiri dari berbagai jenis pohon. Hutan alam disebut juga hutan heterogen. Hutan di Indonesia termasuk hutan tropis karena tumbuhannya termasuk tumbuhan yang hidup di daerah tropis. Pohon-pohon hutan tropis contohnya kayu jati dan meranti.
Hutan buatan ialah hutan yang sengaja ditanami satu jenis pohon atau hutan homogen. Pohon di hutan ini ditanam dalam waktu yang bersamaan, hasil hutan ini digunakan sebagai bahan baku suatu produk industri, misalnya hutan pinus untuk bahan kertas, hutan jati untuk bahan bangunan dan perabotan. Hutan dapat dimanfaatkan untuk tempat wisata dan tempat penelitian flora dan fauna.
2.    Air
Air merupakan sumber daya alam yang secara terus-menerus mengalami pembaruan. Pembaruan tersebut terjadi dengan cara daur air. Melalui daur air, air menjadi bersih kembali. Hal itu terjadi karena pada saat penguapan, kotoran yang terdapat dalam air tidak ikut terangkat ke udara. Air pun turun kembali dalam bentuk hujan dengan keadaan bersih.
Air dapat diperoleh dari dalam tanah, sungai, dan laut. Untuk keperluan sehari-hari air dapat diambil dari dalam tanah dengan bantuan pompa listrik.  Air dapat pula diambil dari sungai kemudian diolah dengan teknologi di PAM selanjutnya dialirkan ke rumah-rumah.
Air sungai  dapat dipakai sebagai  sumber air untuk mengairi sawah-sawah. Di pulau Sumatra dan Kalimantan beberapa sungai menjadi sarana lalu lintas sehari-hari. Sungai-sungai di dekat hutan dapat pula digunakan untuk mengangkut kayu dari hutan ke tempat penebangan kayu sehingga mengurangi biaya pegangkutan melalui jalan darat.
1)    Sungai
 PLTA (pembangkit listrik tenaga air) memanfaatkan air terjun. Air terjun digunakan untuk memutarkan turbin pembangkit tenaga listrik. Contohnya PLTA Jatiluhur yang memanfaatkan sungai Citarum. Selain sebagai PLTA, bendungan Jatiluhur  digunakan untuk memelihara ikan di dalam keramba, karena airnya belum tercemar.
2)    Laut
Laut mengandung kekayaan yang tak terhingga, misalnya berbagai jenis ikan laut,  garam, rumput laut, dan mutiara.
3.    Hewan dan tumbuhan
Hewan dan tumbuhan termasuk kedalam sumber daya alam yang dapat diperbarui karena hewan dan tumbuhan dapat berkembang biak dan menghasilkan keturunan. Namun, sumber daya alam itu dapat habis atau mutunya berkurang jika digunakan secara tidak tepat dan berlebihan.
B.     Hubungan Sumber Daya Alam dengan Teknologi
Pemanfaatan sumber daya alam dapat di lakukan dengan cara :
a.    Secara langsung, yaitu pemanfaatan sumber daya alam dilakukan tanpa pengolahan terlebih dahulu.
b.    Tidak langsung, yaitu pemanfaatan sumber daya alam yang dilakukan dengan pengolahan terlebih dahulu.
Dalam pengolahan sumber daya alam diperlukan  teknologi. Teknologi yang digunakan dalam pengolahan sumber daya alam dapat berupa teknologi sederhana  atau teknologi canggih.
Berikut adalah beberapa pengolahan sumber daya alam yang memanfaatkan teknologi untuk memenuhi kebutuhan hidup manusia.
1.    Pembuatan Kertas
Kayu merupakan salah satu sumber daya alam hayati yang sangat bermanfaat bagi manusia. Kayu digunakan sebagai bahan bangunan, furnitur, bahan bakar, dan bahan baku kertas. Bahan dasar kertas ada yang berasal dari merang padi, ada yang dari serat kayu yang jenisnya tidak keras seperti kayu albasia, pohon pinus.
Proses pembuatan kertas sebagai berikut:
a.     Kayu dipotong-potong dan dihaluskan.
b.    Dibuat bubur kertas (pulp) dan dicampur dengan perekat dan pemutih.
c.    Dengan menggunakan mesin diproses menjadi kertas.
d.    Hasilnya berupa berbagai jenis kertas.
2.    Pembuatan Bahan Pakaian
Pakaian yang kita pakai saat ini bahan asalnya dapat dari hewan ataupun tumbuhan. Contohnya kain katun berasal dari bunga kapas, wol dari bulu domba dan kain sutera dari serat yang diambil dari kepompong ulat sutera.  Kepompong ulat sutera dibuat dari air liur ulat. Air liur mengeras membentuk serat benang. Dengan menggunakan teknologi di pabrik serat kepompong ulat sutera dipintal menjadi benang. Benang kemudian ditenun menjadi kain sutera.
3.    Pengolahan Bahan Makanan
Teknologi pengolahan bahan makanan ada beberapa macam. Misalnya, penggunaan bioteknologi dan pengawetan makanan.
a.    Bioteknologi dalam Pengolahan Makanan
Penggunaan bioteknologi dalam pengolahan makanan adalah dengan cara memanfaatkan jasad renik. Jasad renik yang dimaksud adalah jamur dan bakteri. Pemanfaatan jasad renik dapat memberi keuntungan berupa peningkatan nilai gizi makanan dan memudahkan manusia dalam mencerna makanan. Contoh pemanfaatan bioteknologi dalam pengolahan makanan antara lain, tempe, keju, dan yoghurt. Tempe yang berbahan dasar kacang kedelai dibuat dengan cara memanfaatkan jamur tertentu. Tape, keju, dan yoghurt diolah dengan cara memanfaatkan bakteri tertentu.
b.    Pengawetan Makanan
Pengawetan dapat membuat makanan menjadi tahan lama Pengawetan makanan dapat dilakukan dengan beberapa cara, yaitu pengasinan, pengalengan, pembotolan, penggunaan bahan pengawet, dan sterilisasi.
C.   Dampak Pengambilan Bahan Alam terhadap Pelestarian Lingkungan
Sumber daya alam hayati sebagai sumber daya alam yang dapat diperbaharui tetap memiliki jumlah yang terbatas, hasil yang terus berlanjut jangan sampai terlewatkan sehingga tidak terjadi penurunan kualitas lingkungan. Contohnya penurunan kualitas lingkungan antara lain sebagai berikut.
1.      Penggenangan lahan produktif oleh air banjir, pasir dari letusan gunung berapi, pergeseran aspal, banyaknya bangunan sehingga habitat organisme hilang.
2.      Penggunaan lahan terlalu sering tanpa pengolahan tanah yang baik sehingga produksi pertanian menurun oleh erosi dan zat hara tanah kosong.
3.      Penebangan pohon yang luas tanpa segera ditanami kembali sehingga binatang liar kehilangan habitatnya.
Beberapa contoh kerusakan lingkungan adalah sebagai berikut.
1.    Pembukaan lahan untuk pertanian dan pemukiman kadang-kadang dilakukan dengan cara membakar hutan. Kebakaran hutan dapat menyebabkan kabut asap yang mencemari udara. Asap dapat menyebar ke perkotaan bahkan sampai ke Negara tetangga.Kebakaran hutan menyebabkan hewan-hewan dan tumbuhan hutan mati atau lari ke daerah pemukiman.
2.    Penebangan hutan secara sembarangan menyebabkan hutan gundul. Akar pohon yang berfungsi untuk menahan air hujan tidak ada lagi, maka dapat timbul erosi dan banjir. Hutan gundul mengakibatkan hewan-hewan di hutan kekurangan tempat hidupnya, hewan tidak dapat berkembang biak lagi sehingga dapat menyebabkan kepunahan berbagai jenis hewan.
3.    Pengambilan ikan dengan cara pukat harimau, bom, aliran listrik dan racun sangat merusak lingkungan laut. Dengan  pukat harimau seluruh ikan terjaring sampai ke ikan yang masih kecil,  akibatnya  jenis ikan ini akan habis. Bom, aliran listrik, dan racun selain akan memusnahkan ikan juga akan memusnahkan hewan  laut dan tumbuhan laut.
4.    Sekarang ini diduga di laut  banyak terumbu karang yang rusak. Terumbu karang merupakan tempat ikan kecil hidup atau tempat ikan bertelur. Jika terumbu karang tidak ada, ikan kecil akan mudah dimakan ikan-ikan besar. Laut yang memiliki terumbu karang yang indah dan ikan laut yang bermacam-macam sebenarnya merupakan tempat wisata yang menakjubkan seperti di Bunaken.
5.    Pengambilan mineral atau hasil tambang secara terus-menerus akan menghabiskan seluruh bahan alam ini. Minyak bumi dan mineral termasuk sumber daya alam yang tidak dapat diperbarui sehingga penggunaannya harus secara bijaksana karena manusia tidak dapat menciptakannya. Penggalian bahan tambang ini harus hati-hati karena dampaknya bisa merusak lingkungan. Pengambilan pasir terus-menerus sering kali mengakibatkan longsor.
Upaya-upaya pelestarian lingkungan antara lain dengan cara sebagai berikut.
a.      Tebang pilih yaitu cara penebangan hutan dengan tujuan agar produksi kayu-kayu yang dapat dijual tidak menurun dan menyelamatkan tanah dan air.
b.      Penanaman bibit baru untuk setiap pohon yang ditebang.
c.      Penangkapan musiman untuk ikan dengan tujuan menghindari kepunahan dengan cara waktu penangkapan yang diatur agar hewan mempunyai kesempatan untuk berkembang biak dulu.
d.      Keanekaragaman bahan pangan untuk mengurangi gangguan yang bisa merusak persediaan semua jenis pangan, misalnya bahan pangan pokok tidak hanya padi tapi jagung, ketela, kentang, dan sebagainya.
D.   Hubungan Sumber Daya Alam dengan Lingkungan
1.      Taman Nasional merupakan kawasan pelestarian alam yang dikelola dengan sistem wilayah. Sistem wilayah ini terdiri atas wilayah inti dan wilayah lain yang dimanfaatkan untuk tujuan ilmu pengetahuan, pariwisata, rekreasi, dan pendidikan.
Contoh taman nasional :
a)     Taman Nasional Way Kambas, Sumatra
b)     Taman Nasional Ujung Kulon, Jawa
c)     Taman Nasional Bromo Tengger Semeru, Jawa
d)     Taman Nasional Bali, Bali
e)     Taman Nasional Kutai, Kalimantan
f)      Taman Nasional Buken, Sulawesi
g)     Taman Nasional Kelimutu, Nusa Tenggara
h)     Taman Nasional Manusela, Maluku
i)       Taman Nasional Teluk Cendrawasih, Papua
j)       Taman nasional Gunung Gede Pangrango di Pulau Jawa
k)     Taman Nasional Kerinci Seblat di Sumatra.
2.      Taman Hutan Raya adalah kawasan pelestarian alam, terutama dimanfaatkan untuk koleksi tumbuhan atau hewan; baik alami atau buatan, jenis asli atau bukan asli. Taman hutannya dibuat untuk tujuan ilmu pengetahuan, pendidikan dan pelatihan, budaya, pariwisata, dan rekreasi.
Contoh taman hutan raya, yaitu Kebun Raya Bogor di Jawa Barat.
3.      Taman Wisata Alam adalah hutan wisata yang memiliki keindahan alam, baik keindahan tumbuhan, hewan, maupun keindahan alam yang mempunyai corak khas untuk dimanfaatkan bagi kepentingan rekreasi dan kebudayaan.
Contoh taman wisata alam  antara lain:
a)     Pulau Kembang di Kalimantan,
b)     Danau Towuti, Danau Matano dan Mahalono di Sulawesi,
c)     Danau Lebu, dan Pulau Menipo di Nusa Tenggara.
Taman laut sebagai wilayah lautan yang mempunyai ciri khas berupa keindahan dan keunikan. Taman laut khusus digunakan sebagai kawasan laut untuk dibina dan dipelihara guna perlindungan ekosistem laut, rekreasi, pariwisata, pendidikan, dan kebudayaan.
Contoh taman laut :
a)     Taman Nasional Laut Bunaken,
b)     Taman Wisata Laut di Sulawesi,
c)     Taman Wisata Laut Teluk Kupang, dan
d)     Taman Wisata Laut Teluk Maumere di Nusa Tenggara.